Selasa, 26 Mei 2009 | 17:06 WIB
- Indonesia memiliki berjuta kekayaan hayati. Namun sayang, kesadaran masyarakat Indonesia untuk melestarikan Kekayaan hayati yang ada masih sangat kurang.
Demikian dikatakan Damayanti Buchari, Direktur Yayasan Kehati, usai konfrensi pers Kehati Award, Selasa ( 26/5 ).
“Banyak kerusakan yang terjadi pada kekayaan hayati. Selain itu, Para penegak hukum juga belum menjalankan peraturan yang ada, namun pelaku perusakan kekayaan hayati tetap saja bisa lepas,” sesal Damayanti.
Jika hal tersebut berlanjut, Damayanti mengkhawatirkan kekayaan hayati yang ada akan segera punah dan generasi penerus tidak lagi dapat menikmatinya.
“Selain itu, jika kerusakan hayati terus berlanjut alam Indonesia juga akan rusak. Dan untuk memperbaikinya butuh waktu yang sangat lama” tambahnya.
Selanjutnya dia menerangkan kekayaan hayati sangat penting dijaga, karena bukan hanya milik Indonesia. “Kekayaan hayati anugerah yang harus dijaga, semua negara berhak juga atas kekayaan hayati yang ada di Indonesia,” kata Damayanti.
Sumber: KOMPAS.com
Recent Comments